Wednesday, May 23, 2012

4 Tips Agar Mantan Anda Menyesal


4 Tips Agar Mantan Anda Menyesal

Sedih, kesal, dan kecewa pasti campur aduk ketika Anda diputuskan oleh sang kekasih. Akan tetapi jangan dahulukan emosi dan gunakanlah akal sehat dalam menyikapinya. Alangkah baiknya Anda melakukan hal-hal yang mampu membuat si mantan menyesal. Ketika si mantan merasa menyesal, maka kesempatan untuk kembali menjalin asmara sudah ada di tangan Anda. Dilansir oleh Ezine Article, berikut ini strategi membuat si dia menyesal dan meminta Anda kembali.
Jangan tunjukkan keputusasaan
Setelah ditinggalkan olehnya, mungkin Anda menjadi putus asa. Keputusasaan wanita kerap ditunjukkan dengan memohon untuk kembali dengan Anda dan meneleponnya tanpa henti sambil merengek. Percayalah, cara ini tidak akan berhasil.
Sebaliknya, Anda harus melakukan sesuatu untuk menyadarkan dia bahwa Anda lah orang terbaik. Katakan padanya bahwa Anda menerima perpisahan itu dan meminta maaf atas semua kesalahan yang telah dilakukan. Setelah melakukan pembicaraan singkat ini, berhentilah menghubunginya beberapa saat, minimal selama seminggu.
Bersenang-senanglah
Lakukan kegiatan yang menyenangkan bersama teman-teman Anda, dan yang terpenting jangan lupa memfoto momen-momen bahagia Anda, kemudian posting lah foto tersebut di Facebook, Twitter atau Blog Anda. Ini sengaja dilakukan, untuk memberitahu dia bahwa Anda baik-baik saja dan tetap percaya diri meskipun baru saja putus cinta.
Cara lain untuk membuatnya menyesal memutuskan Anda, percantik diri dengan mengubah gaya rambut dan membeli beberapa pakaian baru. Ketika Anda terlihat cantik dan percaya diri, kemungkinan dia akan menyesal telah meninggalkan Anda.
Menghubunginya lagi
Setelah seminggu atau lebih tidak berhubungan, mulailah untuk menghubunginya kembali. Tanyakan kabarnya dan selipkan cerita-cerita bahagia Anda bersamanya ketika masih berpacaran dulu. Dengan begini akan membuatnya mengenang tentang hubungannya bersama Anda dan dia akan merindukan Anda.
Bertemu
Ajaklah si dia untuk bertemu. Saat Anda bisa mengajaknya untuk berjumpa, ini merupakan awal yang bagus untuk dapat kembali merebut hatinya. Berpenampilan lah sebaik mungkin pada pertemuan pertama Anda, anggaplah ini sebagai kencan pertama.
by: langitberita.com

5 Tipe Mantan Pacar


5 Tipe Mantan Pacar

Setiap hubungan asmara pasti ada yang bisa langgeng dan ada juga yang harus kandas di tengah jalan. Hal ini tergantung bagaimana kedua belah pihak menjalani hubungan tersebut. Bila telah putus, pastilah kekasih kita akan berubah status menjadi mantan pacar. Nah, tahukah Anda bahwa mantan pacar juga memiliki berbagai macam tipe dan jenis loh. Tipe-tipe tersebut diantaranya adalah seperti berikut ini.
1. Mantan-Mantanan
Atau sering disebut orang sebagai cinta monyet.
Dulu dia pacar kamu pas SD. Pacarannya cuma 2 minggu, kerjaannya cuma ke kantin bareng sama teleponan sore-sore. Putusnya gara-gara dia dimarahin sama orang tuanya, katanya belum boleh pacaran karena kamu masih kecil. Cintanya cinta monyet, yang kayak gini terserah sih mau dihitung apa nggak.
2. Mantan yang Tak Dianggap
Dulu dia sebenernya nggak sayang sama kamu, cuma mau manfaatin uang kamu aja atau paling sedihnya kamu cuma untuk pelarian. Saat itu dia masih sayang sama mantannya. Setelah itu, dia selingkuh sama temen kamu yang lebih ganteng dan kaya dibanding kamu (atau mungkin balikan sama mantannya). Saking brengseknya dia, kamu jadi nggak mau mengakui kalau dia pernah jadi bagian dari hidup kamu (atau lebih sedihnya, dia yang nggak ngakuin kamu).
3. Mantan Baik hati
Ini yang ideal. Putusnya baik-baik, dan kamu berdua bersikap dewasa ketika hubungan kamu gagal. Kamu masih tetep contact sama dia dan kadang-kadang masih suka cerita-cerita dan bahkan pergi berdua. Nggak pakeawkward segala, soalnya kamu berdua sudah sama-sama nerima, kalau hubungan kalian emang lebih enak jadi teman.
4. Mantan Baik…. Tapi Ada Maunya
Yang ini biasanya mirip sama yang diatas, masih suka ngehubungin kamu, suka ngajak ketemu, masih ngebaik-baikin kamu.. Tapi biasanya ada maunya. Kalau yang cewek biasanya mau kamu jadi supirnya, atau dia mau uang kamu. Kalau cowok, biasanya sih dia pengen “jatah mantan”. Eh? Kamu nggak tahu jatah mantan itu apa? Berarti kamu masih kecil. Sana nonton Teletubbies aja, jangan mainin komputer papah ya dek.  :D
5. Mantan yang Masih Sayang Sama Kamu
Dan sebenernya kamu juga masih sayang sama dia. Suatu hari, kamu dan dia nggak sengaja ketemu di pantai pas matahari mau terbenam. Mata kalian bertemu. Getaran itu terasa lagi. Kalian pun sadar bahwa kalian masih saling menyayangi. Romantis ya..
by: langitberita.com

Buah-Buahan yang Tak Baik Dijadikan Cemilan


Buah-Buahan yang Tak Baik Dijadikan Cemilan

Buah-buahan pada umumnya akan menyegarkan saat dikonsumsi. Terlebih buah tersebut disajikan dalam keadaan dingin dan memiliki rasa yang manis. Alasan seperti itulah yang terkadang dijadikan sebagian orang untuk menjadikan buah-buahan sebagai cemilan yang menyehatkan. Sayangnya, asumsi itu tak sepenuhnya benar, karena ada beberapa buah-buahan yang ternyata berbahaya bila dijadikan cemilan. Buah tersebut diantaranya adalah seperti berikut ini.
Berikut beberapa buah yang berbahaya bila dijadikan cemil`n, seperti dilansir dari Timesofindia :
Melon dan semangka
Kedua buah ini memiliki kandungan air yang cukup banyak sehingga baik untuk mengatasi dehidrasi. Sayangnya, kandungan gula dalam keduanya cukup tinggi (Indeks glikemik mencapai 65-100 persen), sehingga sangat tidak disarankan bagi mereka yang memiliki diabetes atau memiliki riwayat keluarga penderita diabetes untuk mengonsumsi buah ini.
Nanas
Buah yang cukup unik ini memang kaya akan vitamin dan mineral. Selain itu, buah nanas juga rendah lemak sehingga baik untuk menurunkan kolesterol. Namun, buah nanas yang masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi. Penderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi nanas secara berlebihan. Selain itu, buah ini juga mengandung bromelain, sebuah enzim yang dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan.
Mangga dan pepaya
Buah ini tentu saja menjadi favorit Anda. Meskipun rasanya tidak semanis nanas, buah mangga dan pepaya akan aman jika dikonsumsi sesekali saja. Untuk menggantikan keduanya, Anda bisa mencoba pisang. Walaupun pisang juga memiliki kandungan gula yang cukup tinggi (GI mencapai 55), namun pisang merupakan sumber energi yang baik.
by: langitberita.com

Tuesday, May 22, 2012

Inilah 4 Ciri Pacar Pemarah


4 Ciri Pacar Pemarah

Memilki kekasih yang pemarah pasti akan mengganggu harmonisasi sebuah hubungan. Pacar yang pemarah memang tak akan nampak saat awal menjalin hubungan, akan tetapi seiring berjalannya waktu sifat tesebut akan terlihat secara perlahan. Nah, biar Anda tak salah memelih pacar pemarah, kenalilah ciri-ciri seseorang yang memiliki tingkat emosional tak stabil tersebut. diantaranya adalah seperti berikut.
Berikut 4 ciri pacar yang memiliki sifat pemarah :
1. Mudah tersinggung
Tak jarang emosinya terpancing hanya karena masalah sepele. Ia menjadi supersensitif terhadap topik-topik yang menyudutkannya. Misalnya kesalahan kecil yang pernah Ia lakukan dan sebagainya.
2. Tak menerima keadaan
Hidup selalu berputar, tak jarang keberuntungan tidak berpihak padanya, namun Ia selalu menyangkal hal tersebut. Alih-alih introspeksi diri, Ia malah sibuk menyalahkan siapa saja yang bisa Ia tunjuk.
3. Cemburu dan mengontrol
Ciri-ciri ini akan mulai terlihat jika hubungan telah lama berjalan. Ia mulai membatasi ruang gerak Anda. Mengontrol seluruh kegiatan, termasuk orang-orang yang berada di lingkungan Anda. Ia pun tak ragu melampiaskan kemarahannya jika Anda tak mau menuruti kata-katanya.
4. Menuntut hal-hal yang berlebihan
Tak ada manusia yang sempurna, termasuk Anda. Jadi jika pasangan mulai menuntut hal-hal yang berlebihan atau tidak masuk akal, sebaiknya mulai waspada. Ia ingin Anda menjadi wanita sempurna versinya sendiri, tanpa memikirkan perasaan Anda.
Jika pasangan mulai menunjukkan perilaku seperti di atas, sebaiknya mulai waspada. Apalagi jika pria temperamental, karena biasanya Ia tidak ragu untuk menyakiti pasangannya secara fisik maupun mental. Jangan sia-siakan hidup Anda, lebih baik berikan cinta Anda pada orang yang lebih berharga.
by: langitberita.com

6 Aturan Main Saat Anda Menjalin Pertemanan dengan Mantan Kekasih


6 Aturan Main Saat Anda Menjalin Pertemanan dengan Mantan Kekasih

Setelah hubungan asmara Anda berakhir dengan sang kekasih, bukan berarti Anda dan juga mantan Anda harus memutuskan tali silaturahmi sama sekali. Jika Anda tetap ingin menjalin hubungan baik dengan mantan kekasih Anda, tips dari 29 Secrets dan juga dari eHarmony ini mungkin bisa membantu Anda.
1. Sediakan waktu ‘Berkabung’
Apakah Anda setelah putus selalu punya waktu ‘berkabung’, dimana Anda atau pasangan akan merasakan kesedihan maupun kekecewaan yang amat mendalam. Setelah Anda sendiri resmi putus, berilah waktu bagi satu sama lain untuk bisa meredakan rasa sakit dan juga sedih. Maka bukan berarti Anda tidak boleh berhubungan sama sekali dengan dirinya tapi beralih jarak untuk tidak saling bertemu atau berbicara untuk sementara. Anda pun harus memrlukan waktu untuk mulai ‘move on’ sebelum Anda mengubah status mantan kekasih jadi teman.
2. Tetap berhubungan
Usai Anda melewati masa-masa berkabung, Anda juga bisa memilih untuk menjalin sebuah pertemanan atau tidak. Hanya karena Anda dan mantan Anda tidak lagi bermesraan, bukan berarti pula kalian di larang untuk saling memberi perhatian satu sama lainnya. Dan biarkan si mantan tahu kabar-kabar penting dari diri Anda, misalnya ketika Anda di terima di tempat kerja baru, pindah rumah atau mendapat tugas dinas ke luar negeri. Maka tidak ada salahnya Anda jika sesekali bertemu dengannya hanya untuk segera mengobrol. Meskin awalnya akan terasa sangat canggung, tapi sekali berkomunikasi kembali sebagai teman, Anda akan menyadari bahwa mungkin hubungan kalian akan lebih menyenangkan di bandingkan saat masih ajdi pasangan kekasih.
3. Jangan Langsung Membicarakan ‘Pria Lain’ Setelah Putus
Meskipun kalian sama single sekarang dan Anda juga bebas berkencan dengan siapa saja yang Anda suka, tetap jagalah perasaan mantan Anda. Saat Anda bertemu sang mantan, Anda tidak perlu membicarakan pasangan yang baru dekat dengan Anda. Ada kemungkinan sang mantan Anda masih menyayangi Anda dan itu bisa menyakiti hatinya. Kalupun dia sudah tidak memiliki perasaan yang spesial, akan kurang etis rupanya memperbincangkan masalah asmara pada sang mantan dan Anda akan terkesan sedang pamer kemesraan baru.
4. Angkat Topik Pembicaraan yang Netral
Mulailah untuk membuka obrolan dengannya. Anda bisa juga menanyakan kabarnya dan kesibukannya saat ini. Jaga agar topik yang di bahas tetap ringan dan jangan sekali-kali Anda menyinggung masa lalu Anda berdua, meskipun yang di bahas adalah hal yang baik.
5. Pertimbangkan Tempat Pertemuan
Jika Anda ingin jalan atau bertemu dengan sang mantan, sebaiknya tidak dengan makan malam berdua. Hal ini tentunya dapat mengembalikkan perasaan dia atau bahkan Anda sendiri. Ajaklah makan siang atau menemuinya bersama teman-teman yang dia dan Anda kenal. Resiko cinta lama bersemi kembali akan lebih rendah.
6. Buat Batasan
Membuat batasan dengan sang mantan kekasih tentunya sangantlah penting untuk menjaga persahabatan Anda dengannya. Hindari juag perbincangan yang intim, misalnya saja menceritakan kehidupan pribadi Anda. Batasan lainnya adalah menghidari kontak fisik dengannya, perasaan cinta bisa kembali kapan saja.
by: langitberita.com

Friday, May 18, 2012

Mengenal Pria Semudah Melihat Ponselnya


Mengenal Pria Semudah Melihat Ponselnya

Buat Anda yang baru jadian, atau sedang mengincar seseorang (terutama kaum perempuan), pasti Anda akan berusaha untuk mencari tahu seperti apa pasangan (atau gebetan) Anda kan? Nah, salah satunya bisa Anda lakukan dengan melihat ponsel si dia nih! Ga susah kok… baca tips berikut ini:
1. Suka Gonta-Ganti Ponsel Terbaru
Ponsel baru itu tidak murah. Jadi kalau pria itu memiliki kebiasaan gonta-ganti ponsel, sudah bisa ketebak dong kalau dia adalah tipe pria yang boros. Ia juga termasuk jenis pria yang memiliki gengsi cukup tinggi, karena dia senantiasa berusaha menunjukkan bahwa dia mengikuti tren terbaru.
2. Memilih Ponsel Berwarna Cerah
Memilih varian warna yang menarik mata menunjukkan bahwa pria seperti ini cenderung suka menjadi pusat perhatian. Selain berani mengekspresikan dirinya, pria seperti ini juga seseorang yang outgoing dan tak jarang lebih mementingkan dirinya sendiri.
3. Memakai Pouch Pelindung
Sifatnya yang protektif bisa dengan mudah terlihat dari kebiasaannya untuk menjaga barang yang dimilikinya. Selain itu, jika Anda memiliki pasangan dengan kebiasaan seperti ini, jangan heran kalau mereka juga lebih tertutup karena mereka tidak suka memamerkan ponselnya di depan umum.
4. Ponselnya Diisi Oleh Banyak Aplikasi dan Games
Pria seperti ini cenderung berjiwa muda dan tak pernah lelah mencari cara untuk bersenang-senang. Dia juga termasuk pria yang selalu ingin hal baru dan memanfaatkannya dengan maksimal. A little tip: Manfaatkan sifatnya tersebut untuk membuat relationship Anda tetap fun dan tidak membosankan.
5. Masih Saja Memakai Ponsel Kuno
Pria seperti ini memang kaku dan bersifat konservatif. Dia tidak mudah terpengaruh dengan gengsi dan fasilitas yang bisa didapatkan dari teknologi terbaru selama ponselnya masih bisa dipakai. Namun sisi baiknya pria seperti ini bisa dikategorikan sebagai pasangan yang cukup setia.
by: langitberita.com

Tips Untuk Mengubah Teman Perempuan Jadi Pacar


Tips Untuk Mengubah Teman Perempuan Jadi Pacar

Budi sudah lama mengenal Ani, mereka sudah berteman sejak lama. Semakin lama Budi semakin menganggap Ani seorang cewek yang menarik; Dia asyik, baik, semua hal yang Budi suka ada di Ani. Walau begitu, sepertinya Ani tidak menunjukkan tanda-tanda ketertarikan yang lebih terhadap Budi. Sementara sinyal-sinyal yang dilempar Budi tampak tidak digubris.
Bagaimana dong??
Kalau begitu Budi harus baca artikel yang satu ini nih:
Kondisi dari “teman ingin jadi pacar” ini memang susah-susah gampang. Menurut statistik, hampir 88% pria memang cenderung tertarik pada teman wanita mereka. Sering juga pria menganggap lebih perhatian yang diberikan oleh teman wanita mereka ini sebagai tanda suka. Bagaimana cara mengatasi hal ini?
Pertama, pastikan dulu kondisi teman wanita Kamu ini. Kalau dia sudah punya pacar, baru saja putus, atau masih galau dalam menentukan apa yang dia mau, lebih baik Kamu jauh-jauh! Kalau Kamu tetap nekat untuk mengambil langkah lebih lanjut saat si wanita dalam kondisi seperti ini, Kamu akan tampak seperti ambil kesempatan, dan ini bisa membuat dia merasa dikhianati. Tapi jika kalian sering menghabiskan waktu bersama (melakukan APA PUN) dan kadang terasa suasananya agak sedikit romantis, ini adalah tanda bahwa Kamu boleh maju.
Kedua, saat ngobrol tidak serius dan situasinya memungkinkan, coba pancing dia dengan kalimat sejenis “Kalau misalnya lo pacar gue, pasti nanti lo akan gue ajak ke blablabla…” Kalau reaksi dia tampak kurang enak atau hanya sekadar tertawa dan berkata “Jangan gitulaah…” tandanya dia hanya ingin berteman. Tapi kalau dia menanyakan detail dari yang Kamu ucapkan tadi… ada kemungkinan dia tertarik juga tuh!
Ketiga, kalau Kamu sudah berhasil menggaet dia, jangan lupa bahwa setiap hubungan ada kemungkinan putus. Setelah putus bisa jadi Kamu tidak mau atau dia tidak mau lagi berteman. Pastikan selalu saling menghormati dan berkomunikasi. Jangan sampai gara-gara pacaran jadi kehilangan teman.
Terakhir, perhatikan sekali bahwa wanita sangat mementingkan konteks. Apa yang Kamu ucapkan, bagaimana, dimana, dengan apa hal tadi diucapkan akan sangat memengaruhi. Jika Kamu sedang mencari-cari momen yang tepat untuk menyatakan ke teman wanita Kamu, carilah kondisi dimana suasananya menyenangkan dan agak romantis. Kamu hanya berdua saja dengan dia. Nah lalu ambil perhatiannya dengan perlahan menggenggam tangannya… lalu sisanya? Teruskan sendiri!
Selamat berjuang!
by: langitberita.com